Gone with the wind
Assalamu'alaikum...
Dua orang lagi pergi menyusul yang tiga. Male and female
Yang pertama...saya sebut dia dengan sebutan tuan Narsis...karena jika kita berada disekitarnya....didekatnya atau lebih parah satu kelompok dengannya maka bisa dipastikan akan ketularan penyakit Narsisnya. Si tuan Narsis ini senang sekali membentak baik sebagai pekerja bawahannya ataupun sebagai teman seposisi. Tapi bisa dijamin, bentakannya bukan dari hati. Kata salah satu teman...sifatnya itu hanyalah sebagai salah satu caranya untuk mencairkan suasana. Dan memang betul sih...Hanya saja terkadang ke Narsisannya membuat jengkel. Tetapi setelah tuan Narsis pergi...terasa ada yang hilang di sini. Tak ada lagi yang suka membentak-bentak....tertawa nyaring...dan memperlihatkan ke Narsisan dengan amat Narsisnya. Kata salah satu teman sih..kami kehilangan seseorang yang bisa diolok-olok dan dianiaya. Terdengar kejam tapi menyimpan kelembutan... Meskipun Tuan Narsis sangat Narsis...tapi terdapat keteguhan dihatinya..kemantapan dalam bersikap dan kebijakan dibalik sikap cengar-cengirnya.
Yang kedua...saya menyebutnya CU-Mi..biasanya dia sebel dipanggil begitu dan membalas dengan panggilan yang tidak aneh tapi janggal terdengarnya. CU-Mi terlalu kalem. Meski dibalik kekalemannya menyimpan kekerasan. Memiliki kondisi fisik yang aneh. Sebut saja saat kerja dia sakit...nganggurpun sakit. Badan yang aneh. CU-Mi...jalannya lambat sekali dan saya tidak bisa menceritakan hal banyak tentangnya karena dia aneh dan sulit diungkapkan....
Sekarang mereka berdua sudah pergi dan setiap kehilangan pasti akan terasa jelas saat kepergian. Mungkin selama ini saya kurang mendalami arti kebersamaan. Sehingga rasanya belum cukup waktu yang dihabiskan untuk berbagi cerita...berbagi canda dan saling memahami. Saya berharap mereka menyimpan dan mengenang segala peristiwa baik yang dialami ketika masih berkumpul bersama hingga kami dapat tersenyum bersama jika bersua...dan menelaah segala peristiwa buruk yang dialami sehingga kami dapat berbagi solusi saat bersua untuk kemudia tersenyum bersama. No more words...do the best...see you next time...

0 komentar:
Posting Komentar